Klaim efisiensi mobil hybrid kerap terdengar impresif di atas kertas, namun tidak semuanya mampu bertahan saat diuji di jalan nyata. Chery C5 CSH justru membalik keraguan tersebut. Dalam pengujian perjalanan jarak jauh sejauh 935,9 kilometer, SUV hybrid ini hanya menghabiskan 47,19 liter bensin, mencatat konsumsi 19,8 km/liter dengan metode full to full, bahkan ketika AC menyala terus sepanjang perjalanan. Angka tersebut bukan hanya realistis, tetapi juga lebih irit dibanding klaim resmi pabrikan.

Hasil ini menempatkan Chery C5 CSH sebagai salah satu SUV hybrid yang efisiensinya relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Mengacu klaim pabrikan sebesar 5,3 liter per 100 kilometer, secara perhitungan mobil seharusnya menghabiskan 49,6 liter bensin untuk jarak yang sama. Fakta di lapangan menunjukkan konsumsi 2,41 liter lebih hemat, sebuah pencapaian yang jarang ditemui pada pengujian dunia nyata.

Di balik efisiensi tersebut, Chery C5 CSH mengandalkan mesin bensin Generasi 5 1.5TGDI Hybrid Engine dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Mesin ini menghasilkan tenaga 105 kW atau 140 Hp serta torsi 215 Nm. Sistem hybridnya dipadukan dengan Wuji Hybrid Transmission dan motor listrik bertenaga puncak 150 kW atau 201 Hp dengan torsi instan 310 Nm.

Operasi sistem hybrid berlangsung otomatis mengikuti kebutuhan berkendara. Pada kecepatan 0–40 km/jam, kendaraan berjalan dalam mode Pure Electric. Rentang 40–60 km/jam memanfaatkan mode Series, di mana mesin bensin bertugas sebagai generator. Saat melaju di atas 60 km/jam, sistem berpindah ke Parallel Drive dengan mesin dan motor listrik bekerja bersamaan.

Keunggulan penting lainnya terletak pada penggunaan kompresor AC elektrik. Saat mobil berhenti di kemacetan atau lampu merah, mesin bensin dapat tetap mati, sementara kabin tetap sejuk. Faktor ini berperan besar menjaga efisiensi bahan bakar tetap tinggi, sekaligus membuat hasil pengujian sangat relevan dengan kondisi iklim tropis Indonesia.

Indikator kendaraan mencatat konsumsi rata-rata 24,4 km/liter, sementara metode perhitungan manual full to full menunjukkan angka 19,8 km/liter. Angka terakhir inilah yang menjadi tolok ukur paling jujur untuk menghitung biaya operasional harian maupun perjalanan lintas provinsi.

Capaian efisiensi yang melampaui klaim pabrikan tersebut tidak hadir tanpa sebab. Ada beberapa faktor pendukung yang membuat sistem hybrid Chery C5 CSH bekerja pada kondisi optimal selama perjalanan jarak jauh.

Pertama, gaya berkendara yang cenderung eco-driving berperan besar dalam menjaga konsumsi bahan bakar tetap rendah. Akselerasi dilakukan secara bertahap tanpa hentakan mendadak, sehingga aliran tenaga dari motor listrik dapat dimanfaatkan secara maksimal. Momentum kendaraan terjaga dengan baik, sementara proses deselerasi dimanfaatkan untuk mengisi ulang baterai melalui sistem regenerative braking. Pola berkendara semacam ini selaras dengan karakter dasar sistem hybrid CSH.

Faktor berikutnya berasal dari kondisi rute perjalanan. Dominasi jalan tol yang relatif lancar serta jalur antarkota dengan kecepatan stabil di kisaran 60–80 km/jam menempatkan sistem hybrid Chery C5 CSH pada titik efisiensi tertingginya. Pada rentang kecepatan tersebut, distribusi kerja antara mesin bensin dan motor listrik berlangsung paling efektif, tanpa memaksa mesin bekerja di luar zona optimal.

Kombinasi antara gaya berkendara yang halus dan rute dengan kecepatan konstan membuat sistem hybrid dapat bekerja sesuai desainnya. Hasilnya bukan hanya efisiensi bahan bakar yang lebih baik, tetapi juga karakter berkendara yang terasa tenang, stabil, dan minim intervensi mesin bensin secara agresif.

Secara keseluruhan, Chery C5 CSH menghadirkan keseimbangan yang jarang ditemui: senyap namun bertenaga, efisien tanpa mengorbankan kenyamanan. Transisi antara motor listrik dan mesin bensin terasa sangat halus, menegaskan kematangan teknologi Dedicated Hybrid Transmission. Hasil pengujian ini menjadi bukti bahwa Chery C5 CSH bukan hanya mengejar angka efisiensi, tetapi juga membangun koneksi emosional dengan pengemudi di perjalanan jauh—sebuah kualitas penting bagi SUV hybrid modern di Indonesia. (BGX/TOM)